PeePoop Online Media™ | Katakan Yang Benar, Bukan Membenarkan Yang Mengatakan

(Kontribusi) Obama atau Amerika?

Kemenangannya atas Hillarry Rodham Clinton dalam konvensi calon presiden dari Partai Demokrat, seolah-olah sudah menyediakan kursi tertinggi bagi Barack Hussein Obama di Gedung Putih.[...]

(Editorial) Karsa & Kaji, Sekumpulan Hedonis Boros

Quintus Horatius Flaccus, "Carpe Diem, Quam Minimum Credula postero." (Raihlah hari ini, jangan terlalu percaya pada esok)? [...]

(Our Perspective) Media & Pemasaran Politik Dalam Kerangka Neoliberalisme

Menjelang Pemilu 2009, hampir setiap ruang publik penuh dijejali oleh iklan-iklan politik dalam berbagai bentuk. [...]

(Our Perspective) Invasi Israel Sebagai Solusi Krisis Kapitalisme?

Berdasarkan salah satu teori Karl Marx, perang merupakan salah satu pertimbangan untuk solusi krisis kapitalisme. [...]
Foto Peristiwa - Gerhana Matahari Cincin 26 Januari 2009
Thumbnail imagegambar besar Thumbnail imageEnlarged view of image Thumbnail imagegambar besar Thumbnail imagegambar besar

Courtesy of Kaskus

Saturday, April 19, 2008

Pernah Penasaran Dengan Lukisan Vitruvian Man ?


JAKARTA (PeePoop) - Pernah melihat gambar diatas?, atau pernah merasa penasaran atas arti dari gambar tersebut?.

Baiklah, semuanya pasti pernah mengingat atau sekedar melihat gambar lukisan tersebut. Lukisan tersebut adalah karya masterpiece dari Leonardo Da Vinci. Lukisan terkenal tersebut dinamakan the Vitruvian Man. Lukisan tersebut dibuat oleh Da Vinci sekitar tahun 1942 sebagai salah satu jurnal Da Vinci. Lebih jauh dari itu, banyak orang mungkin hanya tahu bahwa konsep proporsi manusia sempurna seperti yang tergambar pada skesta Vitruvian Man yang kini tersimpan di Gallerie dell' Accademia in Venesia, Italia itu adalah cetusan asli Leonardo da Vinci. Padahal konsep itu sendiri telah muncul 1500 tahun sebelum Leonardo lahir.

Nama Vitruvian itu sendiri berasal dari nama seorang arsitek dan insinyur militer Romawi, Markus Vitruvius yang hidup kurang lebih 100 tahun sebelum masehi. Gaya artistekturnya banyak dipengaruhi para pendahulunya dari Yunani, terutama Hermogenes (+ 200 SM).

Vitruvian man adalah penggambaran manusia yang proposional dan berdasarkan perhitungannya, manusia proposinoal ini ternyata mengikuti aturan Golden Ratio.

Lukisan tersebut merefleksikan perpaduan antara seni dan ilmu pengetahuan. Apa yang telah dilakukan oleh Da Vinci adalah percobaan mengaitkan manusia dengan alam. Konon, semua dialam semesta ini mengikuti aturan Golden Mean Ratio ini, makanya disebut God's Geometry.

Marilah lebih jauh mengenal lukisan tersebut.

Kembali ke konsep sosok fisik manusia ideal yang tergambar dalam lukisan Vitruvian Man, berikut ini adalah beberapa proporsi yang juga banyak diajarkan di sekolah-sekolah seni.

A. Tubuh

  • Tinggi tubuh manusia ideal kurang-lebih sama dengan 8 kali ukuran panjang kepalanya, atau 8 kali jarak dari siku ke ujung ketiak. Proporsinya adalah sebagai berikut:
  1. kepala
  2. dagu (ujung kepala) hingga ke bagian tengah dada (kira-kira pada posisi puting payudara perempuan)
  3. bagian tengah dada hingga ke pusar
  4. pusar hingga ke selangkangkan
  5. selangkangan hingga ke bagian tengah paha
  6. bagian tengah paha hingga ke bagian bawah lutut
  7. bagian bawah lutut hingga ke bagian tengah tulang kering
  8. bagian tengah tulang kering hingga ke tapak kaki.
  • Tinggi tubuh manusia kurang lebih sama dengan 10 kali panjang jengkalan tangannya.
  • Posisi selangkangan kurang lebih adalah titik tengah dari tinggi manusia dewasa
  • Panjang bentangan lengan seseorang kurang lebih sama dengan lebar panggulnya.
  • Panjang bentangan kedua lengan, dari ujung jari paling kiri ke ujung jari paling kanan sama dengan tinggi tubuh.
  • Panjang tapak kaki seseorang sama dengan panjang lengan bagian bawahnya.
  • Lebar maksimum bentangan dada seseorang kurang lebih sama dengan seperempat tinggi tubuhnya.
  • Lebar telapak tangan kurang lebih sama dengan 4 jari.
  • Panjang kaki seseorang kurang lebih sama dengan 4 kali lebar tapak tangannya.

B. Kepala :

  • Mata berada tepat di bagian tengah kepala
  • Proporsi kepala bisa dibagi menjadi 3 bagian yang sama panjang:
  1. Dari ujung kepala (akar rambut) sampai ke bagian bawah kening
  2. Bagian bawah kening sampai ke bagian bawah hidung
  3. Bagian bawah hidung sampai ke bagian bawah dagu.
  • Lebar kepala kurang lebih sama dengan 4-5 kali lebar mata
  • Panjang kepala (dari akar rambut sampai bagian bawah dagu) kurang lebih sama dengan panjang satu jengkal tangan.
  • Panjang kepala seseorang kurang lebih sama dengan 3 kali jarak dari ujung dagu ke hidungnya.
  • Jarak antara mata kanan dan mata kiri sama dengan lebar mata.
  • Tinggi telinga sama dengan jarak dari ujung mulut ke ujung mata
  • Lebar bagian bawah hidung sama dengan lebar mata.
  • Lebar mulut saat terkatup sama dengan jarak antara 2 bola mata, atau lebar mata.
  • Panjang wajah seseorang kurang lebih sama dengan 3 kali panjang telinga atau 3 kali jarak dari ujung kening ke alis.
Silakan ukur sendiri, boleh percaya boleh tidak. Sebab betapapun konsep manusia vitruvian tidak berniat menyuguhkan sebuah rumusan matematika yang eksak atas proporsi tubuh manusia. Antropometri ini termunculkan sebagai impian manusia untuk memiliki tubuh ideal. (thePuki)

2 comments:

Ratu Annisa G. said...
This comment has been removed by the author.
Ratu Annisa G. said...

Hi :) Mohon dikoreksi, tahunnya itu 1490an bukan 1942. Terima kasih.